Konsultan
Audit Energi Pabrik dan Industri
Hitung Potensi Efisiensi Energi Berdasarkan Data Aktual Pabrik!
Tanpa disadari rata-rata pabrik di Indonesia membuang 20–30% biaya energinya setiap bulan. Biaya energi yang terus meningkat sering kali berasal dari titik pemborosan yang belum terukur dengan baik. Audit energi ACTIA membantu perusahaan mengidentifikasi area penggunaan energi terbesar, peluang efisiensi, dan langkah perbaikan yang paling prioritas.
Tanpa audit energi, perusahaan sulit mengetahui titik pemborosan secara pasti. Padahal, penggunaan energi yang belum efisien dapat terus menambah biaya operasional dan mengurangi peluang penghematan.
Biaya listrik dan energi meningkat, fasilitas yang belum efisien dapat membuat biaya produksi semakin berat.
Motor, compressor, HVAC, atau sistem utilitas lain dapat menggunakan energi lebih besar dari kebutuhan. Tanpa data, perusahaan sulit menentukan mana yang perlu diprioritaskan untuk perbaikan.
Tanpa baseline konsumsi energi, perusahaan sulit mengukur apakah program efisiensi sudah memberikan hasil yang nyata.
PP 33/2023 dan PP 70/2009 mengharuskan pelaksanaan manajemen energi, termasuk audit energi berkala dan tindak lanjut rekomendasinya.
Buyer dari pasar global seperti Eropa dan Jepang, sering meminta data energi, emisi, atau jejak karbon dari proses produksi pemasok.
Efisiensi energi sering dianggap penting, tetapi setiap fasilitas membutuhkan langkah awal yang berbeda sesuai kondisi operasionalnya.
Studi Kementerian ESDM & SETI menemukan potensi penghematan 10–30% konsumsi energi di sektor industri Indonesia, hanya dari perbaikan teknis dan operasional yang sederhana.
Audit energi pabrik dan industri dari Actia tidak berhenti pada laporan teknis saja. Actia membantu menyusun business case agar perusahaan dapat melihat potensi penghematan, kebutuhan investasi, dan estimasi waktu yang dibutuhkan untuk balik modal.
Kami akan mengaudit setiap sistem energi utama seperti listrik, motor, compressor, HVAC, boiler, pencahayaan, dan proses produksi
Setiap rekomendasi disertai estimasi penghematan energi dan biaya tahunan dalam Rupiah, sehingga lebih mudah digunakan untuk pertimbangan bisnis.
Laporan akhir berisi payback period, NPV, dan IRR untuk setiap investasi efisiensi. Format disusun agar mudah digunakan dalam pembahasan internal maupun rapat direksi.
Laporan audit yang kami gunakan mengacu pada standar SNI ISO 50002 dan memenuhi kewajiban pelaporan PP 33/2023.
Actia adalah konsultan independen. Kami tidak menjual peralatan. Rekomendasi kami 100% objektif, disusun berdasarkan hasil audit, kebutuhan fasilitas, dan prioritas efisiensi perusahaan.
Selain menemukan peluang efisiensi energi, Kami akan membantu memetakan dampaknya terhadap pengurangan emisi karbon untuk mendukung ESG dan strategi dekarbonisasi perusahaan.
30%
Rata-rata potensi penghematan energi di sektor industri Indonesia setelah audit energi pabrik dan industri
18 Bulan
Estimasi waktu balik modal dihitung berdasarkan kebutuhan investasi dan potensi penghematan
Rp 10M+
Penghematan rata-rata per tahun untuk klien industri menengah
53%
Penghematan biaya energi tertinggi yang tercatat dalam studi kasus di Indonesia
Audit energi pabrik dan industri tidak hanya berhenti pada penghematan biaya. Actia juga membantu memetakan dampaknya terhadap pengurangan emisi karbon, sehingga hasil audit dapat digunakan untuk efisiensi energi, ESG, dan strategi dekarbonisasi perusahaan.
Audit kami tidak terikat pada merk atau vendor manapun. Rekomendasi disusun berdasarkan hasil audit, kebutuhan fasilitas, dan prioritas efisiensi perusahaan.
Di Indonesia, audit energi dan konsultan karbon biasanya perusahaan berbeda. Lensa Lingkungan + Actia Carbon mengintegrasikan keduanya, sehingga perusahaan dapat melihat peluang efisiensi energi sekaligus dampaknya terhadap pengurangan emisi dalam satu proses yang lebih terarah. Anda hemat biaya dan waktu.
Kami akan membantu mengidentifikasi peluang efisiensi yang dapat diprioritaskan, termasuk perbaikan operasional atau low-cost improvement yang berpotensi ditindaklanjuti lebih cepat.
Dari konsultasi awal hingga laporan final, proses berlangsung 4–6 minggu. Kegiatan lapangan dapat dijadwalkan agar tetap minim gangguan terhadap operasional produksi.
Tim kami terlatih untuk melakukan audit energi pabrik dan industri tanpa mengganggu jadwal produksi. Survey lapangan dilakukan paralel dengan kegiatan produksi dan menyesuaikan jadwal shift kerja perusahaan. Waktu akses yang kami butuhkan biasanya cukup 2–3 hari kerja, dan bisa dijadwalkan saat weekend atau hari libur produksi jika diperlukan.
Biaya bervariasi tergantung ukuran fasilitas, kompleksitas sistem energi, dan kedalaman audit yang dibutuhkan. Konsultasi awal kami 100% gratis, tim Actia Carbon akan mengidentifikasi kebutuhan perusahaan dan memberikan estimasi lingkup serta biaya audit yang sesuai. Potensi penghematan dan estimasi payback period akan dihitung berdasarkan hasil audit dan kondisi aktual fasilitas. Sebagai gambaran, untuk pabrik skala menengah (konsumsi listrik Rp 500 juta – Rp 3 miliar/bulan), investasi audit biasanya kembali dalam 3-6 bulan pertama dari penghematan yang diraih.
Laporan audit energi pabrik dan industri Actia mencakup:
Ya. Metodologi audit energi pabrik dan industri kami mengikuti standar SNI ISO 50002:2018 yang diakui oleh Kementerian ESDM. Laporan yang kami hasilkan sudah memenuhi format dan persyaratan pelaporan yang diwajibkan oleh PP 33/2023 tentang konservasi energi. Anda bisa langsung menggunakan laporan kami untuk pemenuhan kewajiban regulasi.
Kami sudah berpengalaman di berbagai sektor seperti makanan & minuman (F&B), tekstil & garmen, kimia & pupuk, otomotif & komponen, plastik, kertas, semen, dan kawasan industri, dan fasilitas dengan penggunaan energi tinggi. Secara umum, semakin besar konsumsi energi suatu fasilitas, maka semakin besar peluang untuk menemukan potensi efisiensi yang berdampak pada biaya operasional.
Ya. Audit adalah langkah awal. Setelah audit, Actia dapat mendampingi Anda dalam menindaklanjuti rekomendasi, mulai dari evaluasi opsi teknis, pendampingan pemilihan vendor secara independen, pemantauan hasil penghematan, hingga pengembangan sistem manajemen energi berbasis ISO 50001. Kami juga menyediakan layanan monitoring energi digital dan pelaporan ESG dan karbon sebagai layanan lanjutan.
Diskusikan kondisi fasilitas, tagihan energi, dan tantangan utama bersama tim ACTIA Carbon, konsultan audit energi pabrik dan industri di Indonesia. Dalam sesi konsultasi awal selama 30 menit, kami dapat membantu memberikan gambaran awal kebutuhan audit energi dan area yang berpotensi dievaluasi lebih lanjut. Sesi ini gratis dan tidak mengikat.