Di iklim tropis seperti Indonesia, HVAC tidak hanya bekerja menurunkan temperatur. Sistem juga harus mengatasi kelembapan udara.
Data lapangan konsisten: AC menghabiskan 50–87% total tagihan listrik gedung di Indonesia, bahkan mencapai 65% pada rata-rata 110 gedung yang diaudit dan 74% dari total emisi operasional bangunan komersial berasal dari sistem tata udara. Actia Carbon menawarkan solusi retrofit desiccant wheel bertenaga panas buang/surya sebagai layanan penghematan energi dan dekarbonisasi
Actia CoolSave membantu memisahkan sebagian proses dehumidifikasi dari sistem pendinginan konvensional, sehingga tersedia peluang untuk mengoptimalkan konsumsi energi HVAC tanpa harus langsung mengganti seluruh sistem AC.
Pada banyak bangunan komersial, HVAC menjadi salah satu komponen terbesar dalam konsumsi energi.
Sebuah studi benchmarking terhadap 33 gedung perkantoran di Indonesia melaporkan kontribusi HVAC sekitar 64,7% dari konsumsi energi bangunan.
Angka tersebut menunjukkan satu hal:
Udara luar di Indonesia membawa kandungan uap air yang tinggi.
Ketika udara lembap masuk ke dalam sistem HVAC, AC harus menangani dua pekerjaan:
mendinginkan udara dan mengurangi kandungan kelembapannya.
Proses menghilangkan kelembapan dikenal sebagai dehumidifikasi atau pengendalian latent load.
Pada fasilitas dengan kebutuhan RH yang ketat atau beban kelembapan tinggi, bagian ini dapat menjadi peluang penting untuk optimasi energi.
Desiccant wheel adalah perangkat dehumidifikasi berputar yang menggunakan material desiccant untuk menyerap uap air dari aliran udara.
Setelah material menyerap kelembapan, wheel diregenerasi menggunakan panas sehingga dapat digunakan kembali.
Berbeda dari pendekatan yang menyerahkan seluruh proses dehumidifikasi kepada cooling coil, desiccant system memungkinkan proses pengurangan kelembapan dilakukan secara khusus.
Pendekatan ini membuka peluang untuk mengurangi beban latent pada sistem pendingin.
Actia CoolSave mengintegrasikan desiccant wheel dengan sistem HVAC yang sudah tersedia di fasilitas.
Sumber panas untuk regenerasi desiccant dapat dikaji dari energi yang tersedia di lokasi, termasuk:
Dengan pendekatan tersebut, energi panas yang tersedia dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses dehumidifikasi.
Bukan sekadar menambahkan equipment.
Kami melihat keseluruhan sistem:
HVAC + kelembapan + sumber panas + kontrol + konsumsi energi + data kinerja.
Retrofit, Bukan Otomatis Replacement
Sistem HVAC yang masih layak tidak harus langsung dibongkar.
CoolSave dirancang untuk mengevaluasi kemungkinan integrasi teknologi dehumidifikasi ke sistem existing.
Hasil akhirnya ditentukan melalui engineering assessment.
Jika fasilitas memiliki waste heat yang sesuai, sumber tersebut dapat dimanfaatkan untuk regenerasi desiccant.
Ini membuka peluang heat recovery sekaligus efisiensi HVAC.
Untuk lokasi tanpa waste heat yang memadai, solar thermal atau sumber panas lainnya dapat dikaji.
Kami tidak menetapkan satu angka saving untuk semua bangunan.
Potensi penghematan dipengaruhi oleh:
Karena itu, business case CoolSave dimulai dari data fasilitas Anda.
Jawabannya berbeda untuk setiap fasilitas.
Dua gedung dengan kapasitas AC yang sama belum tentu memiliki potensi saving yang sama.
Perbedaan occupancy, RH, outdoor condition, operating hours, dan konfigurasi HVAC dapat menghasilkan hasil yang berbeda.
Karena itu, Actia menggunakan assessment untuk menghitung:
Energy Baseline
Berapa energi yang digunakan saat ini?
Latent Load
Berapa besar beban kelembapan yang harus ditangani?
Heat Availability
Apakah tersedia waste heat yang dapat dimanfaatkan?
Retrofit Potential
Bagaimana desiccant wheel dapat diintegrasikan?
Financial Potential
Berapa estimasi saving, investasi, dan payback?
Potensi penghematan hingga 40% dapat menjadi target pada kondisi tertentu, tetapi bukan angka yang dijanjikan untuk seluruh proyek.
Penghematan energi baru memiliki arti bisnis ketika diterjemahkan menjadi pengurangan biaya operasional.
Sebagai ilustrasi:
100.000 kWh penghematan per tahun
dengan asumsi nilai listrik:
Rp1.000/kWh
berarti sekitar:
Rp100 juta penghematan energi per tahun.
Nilai aktual tentu mengikuti tarif, profil operasi, dan hasil pengukuran fasilitas.
Untuk pelanggan industri, tarif PLN juga berbeda menurut golongan dan periode. Karena tarif dapat berubah, perhitungan proyek sebaiknya menggunakan tarif aktual pelanggan pada saat business case dibuat.
CoolSave untuk Efisiensi Energi dan Dekarbonisasi
Ketika konsumsi listrik HVAC turun, konsumsi energi dari jaringan listrik juga dapat berkurang.
Hal tersebut dapat menjadi bagian dari program:
CoolSave dapat membantu menyediakan data yang dibutuhkan untuk menghubungkan:
Baseline energi → Pengukuran → Energy Saving → Estimasi Emission Reduction
Perhitungan emisi dilakukan berdasarkan boundary proyek, metodologi, dan faktor emisi yang relevan.
Setelah retrofit, performa sistem dapat dipantau melalui parameter yang relevan seperti:
Energi
Kondisi udara
Performa sistem
Data tersebut membantu tim engineering melihat apakah sistem bekerja sesuai desain dan di mana masih terdapat peluang optimasi.
Industri & Manufaktur
Terutama fasilitas yang memiliki HVAC besar dan sumber panas proses.
Peluang: energy efficiency + heat recovery.
Farmasi & Food Processing
Fasilitas yang membutuhkan pengendalian kelembapan lebih ketat.
Peluang: dehumidification + RH control + HVAC optimization.
Rumah Sakit & Laboratorium
Area dengan kebutuhan kondisi udara yang terkontrol dan jam operasi panjang.
Peluang: humidity management + energy optimization.
Hotel
Bangunan dengan beban HVAC tinggi dan operasi sepanjang hari.
Peluang: pengurangan beban dehumidifikasi dan optimasi biaya energi.
Gedung Perkantoran
Terutama gedung dengan area besar, HVAC dominan, dan jam operasi panjang.
Peluang: retrofit HVAC + energy monitoring.
CoolSave patut masuk daftar kandidat jika fasilitas Anda memiliki beberapa kondisi berikut:
Tidak semua fasilitas membutuhkan desiccant wheel.
Justru karena itu, assessment menjadi langkah pertama.
Kami memahami kondisi fasilitas dan sistem HVAC yang berjalan.
Data yang dapat dianalisis antara lain:
2. Analisis Energi & Kelembapan
Kami mengidentifikasi:
3. Engineering Design
Jika hasil assessment menunjukkan potensi yang menarik, desain dapat dikembangkan berdasarkan:
4. Business Case
Anda mendapatkan gambaran mengenai:
5. Retrofit & Commissioning
Setelah desain disetujui, sistem diintegrasikan dengan fasilitas existing dan dilakukan commissioning.
6. Monitoring & Reporting
Performa sistem dapat dipantau menggunakan data energi dan parameter operasi.
Data tersebut dapat menjadi dasar untuk evaluasi kinerja dan dokumentasi penghematan.
Untuk perusahaan yang ingin tahu apakah retrofit layak dilakukan.
Untuk fasilitas yang sudah memiliki business case positif.
CoolSave Energy & ESG
Untuk perusahaan yang membutuhkan data performa dan sustainability.
Jika membutuhkan verifikasi pihak ketiga, mekanisme dan verifier ditentukan sesuai standar/metodologi yang digunakan.
Bisa dipertimbangkan. CoolSave merupakan pendekatan retrofit dan dirancang untuk mengevaluasi integrasi dengan HVAC existing. Kelayakan ditentukan melalui engineering assessment.
Cocok untuk aplikasi tertentu, terutama ketika kelembapan menjadi bagian signifikan dari beban HVAC. Kelayakan tetap bergantung pada kondisi fasilitas.
Sistem membutuhkan energi untuk komponen seperti fan, control, dan auxiliary equipment. Namun proses regenerasi desiccant dapat memanfaatkan sumber panas yang tersedia sehingga kebutuhan energi listrik dapat dioptimalkan.
Ya, jika temperatur, kapasitas, kontinuitas, dan lokasi sumber panas sesuai dengan kebutuhan regenerasi.
Solar thermal atau sumber panas lainnya dapat dikaji sebagai alternatif.
Tidak selalu. CoolSave fokus pada peluang retrofit terhadap sistem existing yang masih layak.
Tidak ada angka universal. Potensi saving dihitung berdasarkan data aktual fasilitas.
Ya, hotel dengan beban HVAC tinggi dan kebutuhan dehumidifikasi dapat menjadi kandidat assessment.
Ya, terutama jika pabrik memiliki beban HVAC besar dan sumber waste heat yang dapat dimanfaatkan.
Bisa. Data energy saving dapat digunakan sebagai bagian dari perhitungan dan dokumentasi pengurangan emisi, dengan metodologi serta faktor emisi yang sesuai.
Mulai dari Mengetahui Potensinya
Sebelum menginvestasikan dana untuk retrofit HVAC, Anda perlu mengetahui:
Itulah alasan Actia memulai CoolSave dari assessment, bukan dari penjualan equipment.
Cek Potensi Efisiensi HVAC Fasilitas Anda
Jika tagihan listrik HVAC Anda besar, kelembapan menjadi masalah, atau fasilitas Anda memiliki waste heat yang belum dimanfaatkan, CoolSave mungkin layak untuk dianalisis lebih lanjut.
Kirimkan data dasar fasilitas Anda.
Tim Actia dapat membantu mengevaluasi: