Laporan Keberlanjutan ESG dan Pengukuran Emisi Karbon 
Kredibel, Terukur, dan Siap Digunakan

Actia carbon membantu perusahaan menyusun laporan keberlanjutan ESG berbasis data, termasuk  pengukuran emisi karbon dan indikator keberlanjutan yang relevan. Laporan dapat disusun agar selaras dengan kebutuhan GRI, ISSB/PSPK, POJK, buyer global, dan strategi keberlanjutan perusahaan. Hasilnya: akses green financing, kontrak ekspor aman, dan reputasi perusahaan naik kelas.

97%

perusahaan tbk sudah wajib lapor ESG ke OJK

2026

CBAM EU berlaku penuh — ekspor Indonesia terancam

70%

investor global memutuskan investasi berdasar ESG

Sesuai POJK No.51/2017

Perpres 110/2025 Compliant

Standar GRI & ISSB

SNI ISO 14064 MRV

Siap Verifikasi Pihak Ketiga

Apakah Perusahaan Anda Sedang Mengalami Ini?

Laporan ESG yang belum tersusun dengan baik berpotensi membuat Anda kesulitan menjawab kebutuhan regulator, investor, buyer, dan stakeholder. Terutama ketika data lingkungan, sosial, tata kelola, serta emisi karbon belum terdokumentasi secara rapi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Ekspor ke Eropa Membutuhkan Data Emisi yang Lebih Siap

CBAM (pajak karbon impor Uni Eropa) berlaku penuh mulai 2026. Importir UE perlu melaporkan data emisi yang sudah terverifikasi dan menyertakan sertifikat CBAM, pemasok di luar UE juga diminta menyediakan data emisi yang lebih lengkap.

⚠️ Risiko: permintaan data emisi dan biaya karbon dari buyer UE dapat meningkat.

Pinjaman Hijau & Green Bond Membutuhkan Data ESG yang Kredibel

Bank Mandiri, BNI, BRI sudah mensyaratkan laporan keberlanjutan ESG untuk pinjaman hijau (sustainability-linked loan) dengan bunga lebih rendah. Perusahaan biasanya diminta menunjukkan data ESG, target keberlanjutan, dan indikator kinerja yang dapat diverifikasi. Laporan ESG yang rapi dapat membantu proses penilaian tersebut.

 

⚠️ Risiko: peluang pembiayaan hijau lebih sulit dinilai tanpa data ESG yang memadai.

Kena Sanksi OJK & Regulator

POJK No.51/2017 sudah mewajibkan perusahaan publik, emiten, dan lembaga keuangan untuk menyusun serta menyampaikan laporan keberlanjutan setiap tahun. Bagi perusahaan yang termasuk dalam cakupan regulasi ini, keterlambatan atau ketidaksesuaian pelaporan berpotensi menerima sanksi administratif.

 

⚠️ Risiko: sanksi + reputasi turun

Investor Membutuhkan Data ESG yang Lebih Kredibel

Lebih dari 70% investor global kini menjadikan skor ESG sebagai syarat utama. Tanpa laporan ESG yang kredibel, saham Anda tidak masuk radar fund manager internasional.

 

⚠️ Dampak: valuasi lebih rendah dari kompetitor

Data Emisi Tidak Terstruktur, Laporan Diulang Tiap Tahun dari Nol

Banyak perusahaan menghabiskan 3–6 bulan setiap tahun hanya untuk mengumpulkan data emisi dari berbagai departemen — karena tidak ada sistem MRV yang benar sejak awal.

 ⚠️ Biaya tersembunyi: ratusan jam kerja per tahun

Kalah Tender & Kehilangan Kontrak Besar

Perusahaan multinasional (FMCG, manufaktur, tambang) kini mensyaratkan bukti emisi karbon dari rantai pasokan mereka. Tanpa dokumen MRV, Anda gugur di seleksi awal.

 ⚠️ Dampak: kehilangan kontrak potensial miliaran

Siapkan Data ESG Lebih Awal

Regulasi Perpres 110/2025 baru berlaku. CBAM baru masuk fase finansial. OJK sedang finalisasi aturan baru laporan keberlanjutan berbasis ISSB. Perusahaan yang menyiapkan data lebih awal akan siap menjawab kebutuhan regulator, buyer, investor, dan lembaga pembiayaan.

✓ Perpres 110/2025: MRV terintegrasi SRN wajib
✓ OJK 2026: aturan ISSB-aligned segera terbit
✓ CBAM: ekspor besi, baja, semen harus disertai data emisi

Actia Carbon Konsultan ESG - Laporan Rapi, Terukur, dan Siap Digunakan!

Actia membantu perusahaan membangun sistem dari pengukuran emisi aktual dan menyusun laporan ESG berbasis data. Mulai dari pengukuran emisi, pengelolaan data keberlanjutan, hingga penyusunan laporan yang dapat digunakan untuk kebutuhan investor, buyer, pembiayaan berkelanjutan, dan strategi bisnis perusahaan.

MRV + ESG dalam Satu Paket - Tidak Perlu 2 Vendor

Vendor lain hanya bisa audit energi atau membuat laporan ESG. Actia Carbon mengintegrasikan keduanya, data emisi real dari lapangan langsung menjadi angka yang valid di laporan ESG Anda. Dengan alur kerja yang terintegrasi, data lebih mudah ditelusuri, lebih konsisten, dan siap digunakan untuk laporan keberlanjutan.

Independen dan Berbasis Data

Rekomendasi kami murni berbasis data emisi aktual perusahaan Anda, bukan driven by upselling produk lain. Kredibilitas laporan kami lebih tinggi di mata investor dan regulator.

Laporan Siap Pakai dalam 60 Hari Kerja

Proses konvensional butuh 4–6 bulan. Dengan metodologi terstruktur dan template terstandarisasi Actia, laporan pertama Anda siap dalam 60 hari kerja. Durasi penyusunan disesuaikan dengan kesiapan data, cakupan laporan, dan kompleksitas perusahaan.

Sistem MRV yang Bisa Dipakai Sendiri Setelah Engagement

Kami tidak membuat Anda bergantung. Setelah engagement, Actia Carbon membantu menyiapkan alur pengumpulan data, template MRV, dan panduan kerja agar tim internal perusahaan dapat memperbarui data emisi secara lebih mandiri pada periode pelaporan berikutnya.

Data Emisi Bisa Langsung Digunakan untuk CBAM, ESG & Green Financing

Laporan kami dibuat dengan format yang diakui CBAM Uni Eropa dan memenuhi persyaratan sustainability-linked loan bank-bank besar Indonesia. Jadi satu laporan, bisa dipakai untuk beberapa keperluan sekaligus.

One Stop Solution untuk Audit Energi, MRV Emisi, dan Laporan ESG

Actia mengintegrasikan audit energi, MRV emisi, dan penyusunan laporan ESG dalam satu proses. Pendekatan ini membantu perusahaan menyiapkan data yang lebih konsisten untuk kebutuhan ESG, buyer global, pembiayaan berkelanjutan, dan pelaporan keberlanjutan.

70%+

investor global mewajibkan data ESG sebelum investasi. Data ESG yang tidak lengkap dan tidak konsisten akan menjadi hambatan.

60 Hari

Estimasi penyusunan laporan bergantung pada kesiapan data dan cakupan pekerjaan.

0.5–2%

Penghematan bunga pinjaman dengan sustainability-linked loan.

2026

CBAM memasuki fase definitif, standar pengungkapan keberlanjutan berbasis ISSB di Indonesia mulai efektif 2027.

Laporan ESG Rapi, Data MRV Siap!

Dengan laporan ESG dan MRV emisi yang terstruktur, perusahaan lebih siap menghadapi kebutuhan buyer, investor, regulator, dan peluang pembiayaan berkelanjutan.

🏦 Akses Pinjaman Hijau Bunga Lebih Murah

Bank Mandiri, BNI, BRI sudah menawarkan sustainability-linked loan dengan bunga lebih rendah 0.5–2% untuk perusahaan dengan laporan ESG terverifikasi. Selisih bunga ini bisa bernilai ratusan juta per tahun untuk pinjaman besar.
 

💰 ROI langsung terasa

📈Valuasi Perusahaan Naik di Mata Investor

Perusahaan dengan skor ESG tinggi mendapat premium valuasi dari investor institusional global. Laporan keberlanjutan kredibel = akses ke pool investor yang lebih besar dan lebih kaya.
 
📊 Naikkan valuasi perusahaan

🌍 Ekspor ke Eropa & Jepang Tanpa Hambatan

Data emisi terverifikasi membuat produk Anda lolos CBAM Uni Eropa dan persyaratan rantai pasokan dekarbonisasi Jepang. Kontrak ekspor yang selama ini terancam bisa diamankan.
 
📦 Lindungi revenue ekspor

💡Potensi Kredit Karbon dari Pengurangan Emisi

Setelah baseline emisi terukur dengan benar, setiap pengurangan emisi yang Anda lakukan bisa dimonetisasi sebagai kredit karbon melalui bursa karbon Indonesia (IDX Carbon) — pendapatan tambahan yang sebelumnya tidak terlihat.
 
🌿 Revenue baru dari karbon

✅Bebas Kekhawatiran Sanksi OJK & Regulator

Laporan keberlanjutan dan pengukuran emisi karbon dari Actia memenuhi POJK 51/2017, SEOJK 16/2021, dan siap untuk aturan OJK baru berbasis ISSB yang akan terbit 2026. Sekali engagement, compliance terjaga selama beberapa tahun.
 
🛡️ Zero risiko regulasi

🤝Menang Tender & Kontrak Rantai Pasokan Premium

Perusahaan multinasional di sektor FMCG, otomotif, dan manufaktur kini mensyaratkan data emisi dari pemasok mereka. Sertifikasi MRV Anda membuka pintu kontrak yang sebelumnya tidak bisa diikuti.
 
🎯 Perluas pasar B2B

Transformasi Nyata Setelah Engagement Actia Carbon

❌Sebelum: Tanpa MRV & ESG Report

💸Bayar bunga pinjaman reguler — lebih mahal dari kompetitor yang punya green loan

🚫Ekspor ke Eropa terancam kena tarif tambahan CBAM mulai 2026

📋Risiko sanksi OJK dan reputasi buruk di pasar modal

📉Investor asing tidak melirik saham Anda — valuasi tertahan

Tim internal habis waktu kumpulkan data dari nol setiap tahun

Tidak tahu berapa emisi karbon perusahaan Anda sebenarnya

✅Sesudah: Dengan MRV & ESG Report Actia

Akses sustainability-linked loan — hemat bunga ratusan juta per tahun

Data emisi terverifikasi untuk CBAM — ekspor ke Eropa aman dan kompetitif

Compliant penuh dengan OJK, Perpres 110/2025, dan standar internasional

Skor ESG meningkat — radar investor institusional global menyala

Sistem MRV internal siap jalan — update tahunan jadi mudah dan cepat

Baseline emisi terukur — potensi kredit karbon siap dimonetisasi

Proses Simpel — Selesai 60 Hari

Anda tidak perlu siapkan apapun dari awal. Tim kami yang handle segalanya.

  • Kick-off & Scoping
    Review data energi, operasi, dan target regulasi perusahaan Anda Minggu 1
  • Pengukuran Emisi (MRV)
    Tim lapangan mengukur emisi Scope 1, 2, dan 3 sesuai SNI ISO 14064 Minggu 2–4
  • Analisis & Benchmarking
    Bandingkan data emisi Anda dengan industri sejenis & regulasi berlaku Minggu 4–6
  • Susun ESG/Sustainability Report
    Draft laporan sesuai GRI Standards & SEOJK, siap untuk OJK dan investor Minggu 6–8
  • Handover & Capacity Building
    Laporan final + sistem MRV diserahkan + tim Anda dilatih untuk update mandiri Minggu 8+
Training

Masih Ada Pertanyaan Tentang Laporan Keberlanjutan?

Konsultan ESG biasa hanya membantu mengisi template laporan dengan data yang Anda berikan — tanpa verifikasi data emisi dari lapangan. Actia Carbon melakukan pengukuran emisi aktual (MRV) terlebih dahulu, lalu data terverifikasi itu menjadi backbone laporan ESG Anda. Hasilnya: laporan yang kredibel dan diterima regulator, investor, dan buyer internasional.

Ya. Laporan kami disusun sesuai POJK No.51/2017, SEOJK No.16/2021, standar GRI (Global Reporting Initiative), dan mengadopsi framework ISSB yang akan diwajibkan OJK mulai 2026. Kami juga menyertakan disclosure emisi sesuai Perpres 110/2025 untuk kepatuhan penuh.

Secara regulasi, POJK 51/2017 mewajibkan perusahaan publik/emiten. Namun perusahaan swasta non-Tbk sangat diuntungkan dengan laporan ESG karena: (1) bisa akses green financing dari bank, (2) bisa mengikuti tender perusahaan besar yang mensyaratkan data emisi rantai pasokan, (3) mempersiapkan diri untuk IPO atau ekspansi ke pasar internasional.

Siap Jadikan ESG Report Aset Bisnis Anda?

Konsultasi 30 menit gratis dengan tim ahli Actia Carbon. Kami analisis kebutuhan spesifik perusahaan Anda dan jelaskan langkah konkret yang perlu diambil — tanpa basa-basi, tanpa komitmen.